Ferrari hadir di musim 2009 dengan status juara konstruktor musim lalu. Ketika itu salah satu pembalapnya, Felipe Massa, juga nyaris saja jadi juara dunia.
Menghadapi seri perdana musim ini di Australia, Ferrari juga dibekali catatan yang cukup bikin pede. Dari 13 gelaran sebelumnya di Melbourne, mereka mendominasi dengan enam kali berhasil menempatkan pembalapnya jadi juara, seperti dicatat Reuters.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akan tetapi, untung tak dapat direguk, malang tak bisa ditolak. Ferrari si juara bertahan konstruktor yang punya reputasi sebagai tim tangguh dan bermodal statistik oke di Albert Park kali ini malah tak bisa bicara banyak.
Massa yang mengawali balapan, Minggu (29/3/2009), di posisi tujuh dan sempat tampil menjanjikan lantas malah tercecer dan out dari balapan. Sementara Kimi Raikkonen yang start di posisi sembilan sedikit lebih baik karena masih bisa dikategorikan di tempat ke-16.
Artinya, bukan hanya tak bisa memperpanjang dominasi mereka di Albert Park, hasil itu juga bikin Ferrari harus rela mengawali seri pembuka musim 2009 ini tanpa sebiji poin pun --Musim lalu mereka juga gagal naik podium tapi masih mendapat satu poin hasil dari Raikkonen.
Kian menyakitkan lagi karena GP Australia edisi ini malah dimenangi oleh Brawn GP, tim yang sebelum balapan sempat dikeluhkan oleh Ferrari perihal keabsahan diffuser mobilnya.
Hari Kamis (26/3/2009) lalu, Telegraph mewartakan bahwa steward Albert Park sudah melegalkan mobil Brawn GP, Toyota dan Williams. Tapi Ferrari, Red Bull dan Renault memprotes dengan mengklaim bahwa bagian penting di belakang mobil --diffuser-- ketiga tim itu tidak sesuai dengan regulasi F1. (krs/din)











































