Kasus Kebohongan McLaren

Whitmarsh Terseret

- Sport
Selasa, 14 Apr 2009 09:21 WIB
London - Kasus kebohongan yang dilakukan McLaren di GP Australia menyeret nama prinsipal tim Martin Whitmarsh. FIA berencana mengumpulkan bukti keterlibatan Whitmarsh dari media.

Dilansir Autosport, FIA telah meminta kepada media Inggris, BBC, untuk memberikan rekaman wawancara mereka dengan Whitmarsh yang diduga mengetahui apa yang terjadi di fase-fase akhir GP Australia.

Di GP Malaysia, Whitmarsh mengklaim bahwa ia tidak tahu mengenai penyangkalan yang dilakukan pembalapnya, Lewis Hamilton, dan (mantan) Direktur Sport McLaren Dave Ryan kepada steward bahwa tidak ada perintah untuk membiarkan Jarno Trulli menyalip di bawah safety car.

Bagaimanapun, menurut FIA, seusai lomba di Albert Park Whitmarsh sempat melontarkan kalimat bahwa mereka (McLaren) mengatakan kepada stewards bahwa Trulli memang memaksa menyalip Hamilton.

"Di bawah safety car, Toyota Trulli keluar trek dan berada di rumput. Lewis menyusul dia dan itu diperbolehkan. Lalu Trulli menyalip lagi di bawah SC. Indikasi awal dari steward adalah mereka merasa tindakan itu tidak benar. Mereka melakukan investigasi saat ini dan kami akan cepat mempelajarinya apakah (Lewis) di posisi tiga atau empat," kata Whitmarsh kepada BBC Radio 5 kala itu.

Di wawancara lain dengan reporter BBC yang berada di pitlane, Ted Kravitz, Whitmarsh berkata, "Trulli lalu menyalip kembali di bawah SC, sesuatu yang biasanya tidak Anda lakukan. Saya tahu kalau FIA sedang mempelajarinya."

Terseretnya Whitmarsh yang baru tahun ini menjadi prinsipal menggantikan Ron Dennis membawa kasus ini ke babak baru. McLaren sendiri sudah dipanggil FIA untuk menghadap ke World Motor Sport Council (WMSC) untuk 'diadili'.

(arp/roz)