Peluang Juara Ferrari, Sudahkah Hilang?

Peluang Juara Ferrari, Sudahkah Hilang?

- Sport
Senin, 20 Apr 2009 14:50 WIB
Peluang Juara Ferrari, Sudahkah Hilang?
Jakarta - Tak meraih poin di tiga seri perdana adalah fenomena ganjil buat tim sekelas Ferrari. Saat masuk delapan besar saja sulit, adakah Prancing Horse sudah menyerah, dan memutuskan fokus ke musim depan?

Menyaksikan Ferrari harus bersusah payah bahkan untuk bisa mendapat poin sungguhlah sebuah kenyataan yang rasanya sulit diterima. Tak terlihat Ferrari yang musim lalu cuma kalah beruntung dari Lewis Hamilton dan akhirnya cuma duduk di posisi dua klasemen, juga Ferrari sebagai tim pemegang titel juara dunia pembalap dan konstruktor terbanyak.

Si Merah yang biasanya jadi langganan juara atau setidaknya jadi pesaing utama papan atas tampil tanpa taji. F60 lebih sering jadi penghuni papan bawah dan bahkan harus berjuang ekstra keras untuk bisa berada di urutan tengah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setelah tak satupun dari Felipe Massa atau Kimi Raikkonen mampu finis di Melbourne, pada balapan basah nan kacau di Sepang posisi terbaik yang bisa didapat hanya urutan sembilan melalui "Si Manusia Es". Sementara kemarin lagi-lagi balapan basah menghalangi tim Italia itu masuk posisi delapan besar untuk bisa dapat poin setelah Kimi cuma duduk di urutan sepuluh, menyusul Massa yang pensiun dini di lap 20.

Jadilah Ferrari menyamai catatan terburuknya sejak 1981. Kondisi yang dianggap akan menyulitkan kembali peluang mereka untuk bertarung memperebutkan titel juara dunia.

Kompetisi memang masih sangatlah panjang untuk bisa mengejar ketertinggalan 21 poin (milik Jenson Button di posisi teratas klasemen). Namun pihak Ferrari sendiri justru mengindikasikan kalau mereka mungkin akan melepas musim ini demi bisa lebih fokus mempersiapkan diri menyambut tahun 2010.

"Saya pikir, yang bisa dipastikan kini adalah bahwa kami akan menunggu seri Spanyol dan melihat posisi kami sejauh itu. Pada periode itu kita akan lihat bagaimana situasinya - jadi pada dasarnya, kami akan mengetahui itu semua saat kembali ke Eropa," ungkap bos Ferrari, Stefano Domenicali, saat ditanya kemungkinan timnya melepas musim 2009 dan memilih fokus tahun depan.

Domenicali juga menolak anggapan kalau setelah diffuser milik Brawn GP diperbolehkan, maka performa mobil banyak tim lainnya bakal terdongkrak. Faktanya, dia malah mengakui kalau masalah yang dihadapi Ferrari tak sekedar diffuser.

"Bukan. Situasinya lebih kompleks dari hal itu. Komponen itu memang akan memberi Anda keuntungan. Tapi salah jika menganggap kalau itu merupakan satu-satunya kunci. Kitas sudah melihat, misalnya, mobil Red Bull bekerja dengan luar biasa."

"Mereka punya lebih banyak waktu, mereka telah mengubah proyek mereka lebih awal dibanding kami, dan itu adalah kenyataan yang harus kami pertimbangkan. Saya pikir kami masih harus menunggu. Kami harus tenang Ini tidaklah mudah, saya tahu itu, tapi kami butuh untuk tetap tenang karena ada banyak hal yang bisa berubah dengan cepat. Prioritas pertamanya adalah mencetak poin pertama," pungkas dia.

(din/key)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads