Skandal Lie-Gate

Tak Ada Sanksi Berat Buat McLaren?

- Sport
Rabu, 29 Apr 2009 03:45 WIB
Jakarta - McLaren Mercedes akan menghadap FIA dan WMSC  terkait skandal "Lie-Gate" di GP Australia. Meski sempat diprediksi bakal dapat hukuman berat, Silver Arrows diyakini akan dijatuhi sanksi yang "adil".

McLaren sebelumnya sempat diisukan akan mendapat sanksi berat menyusul aksi berbohong pada stewards yang mereka lakukan di GP Australia akhir Maret lalu. Kabar yang beredar sempat menyebut kalau tim tersebut bisa mendapat pemotongan poin, larangan berkompetisi selama beberapa seri hingga yang terberat berupa diskualifikasi dari musim 2009.

Hal tersebut sempat membuat Mercedes menyatakan niatnya untuk mempertimbangkan ulang kerjasamanya sebagai pemasok mesin McLaren yang sudah berlangsung lebih dari 10 tahun. Namun pabrikan Jerman itu mungkin tak akan bercerai dengan McLaren karena Bernie Ecclestone mengindikasikan tak akan ada sanksi ekstra berat buat tim yang bermarkas di Woking, Inggris, itu.

"Saya sepenuhnya merasa positif kalau Mercedes akan melihat hal ini sebagai keputusan yang adil buat siapapun dan, jika nantinya ada sanksi yang dijatuhkan, maka itu merupakan sanksi yang adil dan saya yakin mereka (Mercedes) akan mendukungnya," ungkap Supremo F1, Bernie Ecclestone dalam wawancaranya dengan Times sebagaimana diberitakan Autosport.

"Saya pikir mereka (Mercedes) tak akan meninggalkan F1 karena seseorang telah bertindak salah dan telah mendapatkan hukumannya. Saya pikir mereka (FIA dan WMSC) akan sangat adil," lanjut Supremo F1 itu.

Keputusan soal hukuman apa yang akan diterima Silver Arrows akan diketahui kurang dari 24 jam menyusul digelarnya pertemuan antara FIA , WMSC dan pihak McLaren pada Rabu (29/4/2009) ini waktu setempat. Kabar yang beredar menyebut kalau sanksi yang akan dijatuhkan hanya berupa larangan membalap satu kali buat Lewis Hamilton pada GP Spanyol, posisi Hamilton akan diisi Pedro de la Rossa.

Sementara itu mantan pembalap McLaren yang baru memutuskan pensiun, David Coulthard, malah menyebut kalau McLaren tak seharusnya masih dijatuhi sanksi secara formal. "Kartu mereka sudah terbongkar, reputasi mereka juga ternoda. Apakah kita harus melihat (sanksi) yang lain lagi?".

(din/roz)