Delapan tim yang sejak awal menyatakan penolakan terhadap rencana pembatasan biaya produksi musim depan, dan kini berniat membuat balapan tandingan adalah BMW-Sauber, Brawn GP, Ferrari, McLaren, Red Bull, Renault, Toro Rosso dan Toyota.
"Segalanya sudah jelas sekarang...bahwa tim-tim yang tak mau melanjutkan kompromi terkait masalah fundamental di olahraga ini juga menolak perubahan terhadap syarat awal untuk bisa mengikuti kompetisi musim 2010."
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
FIA pekan lalu menetapkan kalau Jumat (19/6/2009) ini sebagai batas jatuh tempo bagi tim yang ingin mendaftarkan keikutsertaannya untuk musim 2010. Seluruh tim yang ingin masuk entry list musim depan diwajibkan menyepakati kententuan yang dibuat, yang salah satunya adalah soal budget cap.
Presiden Max Moesley kemarin menolak permintaan FOTA untuk memperpanjang tenggat waktu hingga 1 Juli. Namun dia membuka kemungkinan dilakukan pembicaraan terkait budget cap yang diakuinya akan butuh banyak waktu panjang untuk bisa disepakati.
Namun upaya negosiasi tersebut sepertinya tak mendapat tanggapan bagus dari mayoritas anggota FOTA, yang kini justru mengancam akan membuat balapan tandingan musim depan.Β
"Balapan ini akan memiliki sistem yang transparan, satu regulasi yang pasti, memicu masuknya kontestan lain dan akan mendengarkan harapan dari fans. Termasuk menawarkan harga tiket yang lebih murah buat penonton di seluruh dunia, rekanan kerja dan pemegang saham lainnya."
"Pembalap utama, para bintang, produk-produk, sponsor, promotor dan seluruh perusahaan yang terkait dengan sejarah level tertinggi kejuaraan motorsport akan ikut serta dalam seri baru ini," lanjut pernyataan tersebut.
Jika delapan tim di atas serius dengan pernyataan ini maka F1 musim 2010 akan terpecah menjadi dua. Sejauh ini cuma Williams dan Force India yang sudah menyetujui tanpa syarat untuk berpartisipasi di musim 2010, termasuk tiga tim baru yakni Campos, U.S. F1 dan Manor, yang hingga kini masih belum memiliki mobil.
(din/a2s)











































