Bernie: F1 Tak Seharusnya Dibatasi

F1 Tandingan

Bernie: F1 Tak Seharusnya Dibatasi

- Sport
Minggu, 21 Jun 2009 01:10 WIB
Bernie: F1 Tak Seharusnya Dibatasi
London - FOTA dapat dukungan dari Bernie Ecclestone terkait upaya mereka menentang budget cap yang direncanakan FIA mulai musim depan. Supremo F1 itu menilai tak sepantasnya balapan jet darat dibatasi pembiayaannya.

Delapan dari 10 tim yang berlaga musim ini mengancam akan membuat balapan tandingan di musim 2010. Kedelapan tim tersebut, termasuk Ferrari dan McLaren, menyatakan keberatan dengan rencana FIA yang ingin membatasi pengeluaran setiap tim di kisaran 100 juta euro musim depan dan menjadi 45 juta euro pada 2011.

"Saya bersimpati pada seluruh tim. Tak akan ada yang mau diperintah bagaimana mereka harus membelanjakan uang yang dimiliki. Menurut saya, buat mereka berkomitmen selama lima tahun dan biarkan mereka membelanjakan uang semaunya," ungkap Bernie di Reuters.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seperti telah diberitakan sebelumnya, FIA berencana mengambil tindakan hukum terhadap delapan tim yang akan membuat seri balapan. Meski kini kondisinya semakin memanas, namun Bernie berharap kalau perselisihan yang terjadi kini bisa diselesaikan dengan tercapainya kata sepakat antara kedua pihak yang berseteru.

"Kami akan melakukan yang terbaik. Saya yakin kami akan menemukan jalan. Saya pikir pada akhirnya orang akan bisa merasakan untuk tidak terus mengembangkan bidang bisnis (di F1). Setiap orang harus tetap berada di posisinya untuk melakukan pekerjaan yang seharusnya dia kerjakan," sambung Bernie.

Meski menyuarakan dukungan pada FOTA, namun Bernie juga masih melontarkan pembelaan pada Presiden FIA, Max Mosley. Walau menimbulkan kontroversi dengan rencana memberlakukan budget cap, Mosley disebut Bernie punya banyak jasa mengembangkan balapan jet darat.

"Buat sebagian orang akan sulit untuk memahami kalau ini semua berawal karena dia ingin menghemat uang seluruh tim sehingga mereka tidak keluar dari apa yang sedang kita jalani sekarang ini," pungkas Bernie.
(din/nar)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads