Loeb Klarifikasi Komentar Soal Bourdais

Loeb Klarifikasi Komentar Soal Bourdais

- Sport
Minggu, 12 Jul 2009 20:03 WIB
Loeb Klarifikasi Komentar Soal Bourdais
Jakarta - Begitu Sebastien Loeb menyatakan tertarik menggantikan Sebastien Bourdais di paddock tim Formula 1 Toro Rosso, berbagai spekulasi langsung menyeruak. Sang juara dunia di arena reli itu pun melakukan klarifikasi.

Seperti diberitakan sebelumnya, koran L'Equipe mengutip pernyataan Loeb yang terbuka pada kemungkinan Toro Rosso memerlukan pembalap lain untuk menggantikan Bourdais, yang performanya tidak menggembirakan.

Tim Loeb, Citroen, buru-buru membuat pernyataan dari 'ketertarikan' pembalapnya itu, yang sedang mengincar rekor juara enam musim berturut-turut di kancah World Rally Championship (WRC).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sebastien Loeb terikat kontrak dengan Citroen sampai akhir musim ini, dan negosiasi untuk 2010 dalam proses finalisasi," demikian pernyataan Citroen. "Seperti halnya atlet-atlet top, Sebastien Loeb menikmati tantangan-tantangan segar."

Meski demikian, Citroen menambahkan, tidak ada perubahan rencana mereka di musim ini, walaupun Loeb mengisyaratkan keinginan mengemudikan mobil F1, atau lantaran faktor kesamaan partner, karena Citroen disponsori Red Bull, dan Toro Rosso adalah "anak kedua" Red Bull di F1.

Dalam keterangan terakhirnya Loeb menegaskan bahwa WRC tetap prioritasnya, walaupun tahun lalu ia sempat melakukan ujicoba dengan Red Bull di Spanyol dan hasilnya dinilai memuaskan. Ia juga sempat menjadi simulator Red Bull belum lama ini.

"Tapi apa yang Anda harapkan pada seorang pembalap jika dia ditanya apakah ingin mengemudikan mobil Formula 1?" tukasnya.

"Aku agak terkejut dengan reaksi yang ada. Dan di atas semua ini, pernyataanku disalahtafsirkan atau ditempatkan tidak dalam konteksnya, sehingga memunculkan banyak rumor," tandas pereli berusia 35 tahun ini, seperti dilansir Reuters.

"Lagipula, bukanlah gayaku membuat pernyataan lewat pers tentang Sebastien Bourdais."





Foto: Sebastien Loeb saat melakukan ujicoba dengan mobil F1 Red Bull di Spanyol bulan November 2008. (REUTERS)
(a2s/a2s)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads