Seperti diberitakan sebelumnya, koran L'Equipe mengutip pernyataan Loeb yang terbuka pada kemungkinan Toro Rosso memerlukan pembalap lain untuk menggantikan Bourdais, yang performanya tidak menggembirakan.
Tim Loeb, Citroen, buru-buru membuat pernyataan dari 'ketertarikan' pembalapnya itu, yang sedang mengincar rekor juara enam musim berturut-turut di kancah World Rally Championship (WRC).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski demikian, Citroen menambahkan, tidak ada perubahan rencana mereka di musim ini, walaupun Loeb mengisyaratkan keinginan mengemudikan mobil F1, atau lantaran faktor kesamaan partner, karena Citroen disponsori Red Bull, dan Toro Rosso adalah "anak kedua" Red Bull di F1.
Dalam keterangan terakhirnya Loeb menegaskan bahwa WRC tetap prioritasnya, walaupun tahun lalu ia sempat melakukan ujicoba dengan Red Bull di Spanyol dan hasilnya dinilai memuaskan. Ia juga sempat menjadi simulator Red Bull belum lama ini.
"Tapi apa yang Anda harapkan pada seorang pembalap jika dia ditanya apakah ingin mengemudikan mobil Formula 1?" tukasnya.
"Aku agak terkejut dengan reaksi yang ada. Dan di atas semua ini, pernyataanku disalahtafsirkan atau ditempatkan tidak dalam konteksnya, sehingga memunculkan banyak rumor," tandas pereli berusia 35 tahun ini, seperti dilansir Reuters.
"Lagipula, bukanlah gayaku membuat pernyataan lewat pers tentang Sebastien Bourdais."
Foto: Sebastien Loeb saat melakukan ujicoba dengan mobil F1 Red Bull di Spanyol bulan November 2008. (REUTERS)
(a2s/a2s)











































