Lebih dari 80 persen tiket yang disediakan sesuai kapasitas grandstand dan walkabout dikabarkan sudah ludes terjual. Total 94 persen tiket yang terjual itu bahkan merupakan tiket untuk seluruh ketiga hari balapan.
Secara rinci, total 81 persen kursi di Pit Grandstand sudah terjual, sementara 83 persen dan 86 persen kapasitas kursi di Bay dan Esplanade Waterfront Grandstands secara berurutan juga sudah dibeli.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Meningkatnya momentum penjualan saat balapan kian mendekat adalah sesuatu yang kami harapkan akan terjadi karena di sirkuit F1 lainnya pola serupa juga muncul," ungkap Direktur Eksekutif GP Singapura Michael Roche di Crash.
"Meski kami tak pernah berharap akan melebihi jumlah luar biasa pada balapan perdana (musim lalu), kami sangat puas dengan penjualan positif itu dan juga masih ada sebulan lagi sebelum balapan," lanjut dia.
Kalangan pengamat menganalisa bahwa sebuah sirkuit biasanya akan mengalami penurunan jumlah penonton sekitar 20-30 persen dibandingkan balapan perdana dan tahun kedua.
Menurut Roche, pihaknya sendiri sudah mencamkan hal tersebut sehingga berusaha memoles acara-acara hiburan di luar balapan. Selain itu, persaingan yang kian menajam antara Brawn GP, Red Bull dan sejumlah tim lain kian menambah deras minat fans.
"Terlihat jelas bahwa minat baru yang muncul lagi dalam kejuaraan dan kuatnya acara hiburan di sekitar sirkuit dan di Singapura sebagai kesatuan adalah penarik animo yang kuat. Kami tampaknya dalam koridor tepat untuk melebihi ekspektasi," demikian Roche.
Dijabarkan bahwa sekitar seribu kursi akan ditambahkan ke Pit dan Turn Three Grandstand, untuk mencapai jumlah total 83 ribu. Namun, pihak penyelenggara juga tidak menutup kemungkinan untuk membuat tambahan lagi seperti yang mereka lakukan tahun lalu.
(krs/key)











































