Dalam pernyataan yang dirilis ke publik, Jumat (11/9/2009), Renault secara resmi menanggapi adanya investigasi FIA atas kejadian di Singapura, yang menduga adanya konspirasi kotor untuk memenangkan Fernando Alonso secara tidak sportif.
Insiden Piquet yang menabrak pagar pembatas sehingga safety car masuk lintasan, sedangkan Alonso sudah lebih dulu masuk pitstop, membuat pembalap Spanyol itu berada di depan dan kemudian memenangi balapan, diduga disengaja Renault.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal lain dalam pernyataan itu adalah Renault berencana membawa Piquet ke muka hukum terkait pernyataan pembalap Brasil itu bahwa dirinya memang disuruh melakukan manuver tersebut oleh tim.
"Tim Renault dan managing director Flavio Briatore secara pribadi, menyatakan bahwa mereka telah memulai proses kriminal melawan Nelson Piquet Junior dan Nelson Piquet Senior di Prancis," demikian pernyataan tersebut, seperti dikutip dari Reuters.
Tuduhan yang dialamatkan pada anak dan bapak itu adalah membuat "pernyataan tanpa bukti dan terkait upaya pemerasan pada tim, supaya Piquet Jr tetap membalap sampai musim 2009 selesai".
Piquet Jr telah didepak Renault pada awal Agustus, dengan dalih performanya buruk. Gugatan hukum atas Piquet dan ayahnya itu juga dibawa ke kepolisian di Inggris, di mana Renault memang bermarkas di sana. (a2s/din)











































