FIA Tangguhkan Hukuman Renault Dua Tahun

Koreksi Berita

FIA Tangguhkan Hukuman Renault Dua Tahun

- Sport
Senin, 21 Sep 2009 22:10 WIB
FIA Tangguhkan Hukuman Renault Dua Tahun
Paris - FIA menangguhkan hukuman Renault tidak boleh tampil di ajang F1 selama dua tahun. Namun pembalap Fernando Alonso dinyatakan tidak terlibat dalam skandal di GP Singapura 2008.

Tim F1 asal Prancis ini dinyatakan bersalah karena menginstruksikan kepada Nelson Piquet untuk menabrakkan mobilnya ke dinding saat GP Singapura tahun lalu. Hal itu untuk melapangkan rekan setimnya, Alonso menjadi juara.

"Tim F1 ING Renault mengakui bahwa tim telah berkonspirasi dengan Nelson Piquet Jr. untuk membuat kecelakaan di GP Singapura, itu melanggar kode etik olahraga internasional dan peraturan F1," kata FIA dalam statemennya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pelanggaran yang dilakukan oleh Tim F1 Renault bukan hanya membahayakan integritas olahraga, tapi juga membahayakan penonton, ofisial, pesaing lainnya dan juga diri Nelson Piquet Jr," lanjut FIA seperti dilansir Reuters.

FIA telah menyatakan bersalah namun karena Renault mengakui kesalahannya maka diberikan hukuman percobaan selama dua tahun. Artinya Renault masih bisa tampil di F1 pada 2010 dan 2011, karena hukuman larangan tampil baru berlaku bila dalam periode dua tahun ke depan Renault melakukan kesalahan yang sama atau lebih berat.

"WMSC telah memutuskan menangguhkan diskualifikasi Renault dari F1 hingga akhir musim 2011. WMSC baru akan melakukan diskualifikasi ini jika Renault didapati bersalah selama masa penangguhan itu," jelas FIA seperti dilansir Auto Sport.

Sementara bos tim Renault Flavio Briatore dilarang terlibat dalam semua aktifitas di F1, termasuk manajemen pembalap. Sedangkan Kepala Mekanik Renault Pat Symonds dihukum lima tahun dari keterlibatannya di event FIA.

Namun, juara dunia dua kali Fernando Alonso dinyatakan tidak terlibat dalam skandal tersebut. Sedangkan Piquet Jr mendapatkan kekebalan oleh FIA sebelum dilakukan hearing Badan Motors Sport Dunia FIA di Paris. (key/key)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads