Renault terbukti melakukan kesalahan dengan menginstruksikan Nelson Piquet Jr untuk menabrakkan mobilnya dengan sengaja guna melapangkan jalan Fernando Alonso jadi jawara di GP Singapura 2008.
Flavio Briatore yang menjabat sebagai bos tim Renault dinilai sebagai sosok paling bertanggung jawab sehingga dihukum tak boleh berkecimpung lagi di dunia F1. Mantan Kepala Mekanik Pat Symonds juga dilarang aktif di F1 selama lima tahun, sementara Piquet tak kena hukuman akibat kesediaannya memberikan kesaksian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kontroversi di F1 ini jelas melukai kredibilitas olahraga tersebut. Apalagi publik niscaya belum lupa dengan skandal mata-mata atau spy gate yang melibatkan McLaren pada tahun 2007 silam.
"Lupakan itu dan konsentrasi ke masa depan. Saya pikir yang paling penting saat ini adalah sebuah grand prix luar biasa sudah menanti," lugas dia merujuk kepada GP Singapura yang akan dihelat Minggu (27/9/2009) ini.
Menurut mantan pembalap Lotus dan McLaren tersebut, gelaran balap malam di Singapura adalah langkah pertama yang tepat buat F1 untuk segera beranjak dari mendung yang tengah menggantung. Ditambah dengan kabar bahwa tim Lotus akan segera bergabung lagi dengan F1, lengkaplah modal untuk dapat melupakan insiden memalukan.
"Saya pikir ini luar biasa. Benar-benar luar biasa," demikian Hakkinen.
(krs/krs)











































