Tim F1 asal Prancis ini dinyatakan bersalah karena menginstruksikan kepada Nelson Piquet untuk menabrakkan mobilnya ke dinding saat GP Singapura tahun lalu. Hal itu untuk melapangkan jalan Alonso menjadi juara.
Imbas dari skandal tersebut adalah mundurnya Briatore dan Symmonds plus sebuah hukuman dari FIA. Federasi otomobil tersebut telah menyatakan bersalah namun karena Renault mengakui kesalahannya maka diberikan hukuman percobaan selama dua tahun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Alonso sendiri dinyatakan tak terlibat dalam skandal tersebut. Pembalap asal Spanyol itu pun menyatakan kelegaannya karena Renault masih bisa ikut balapan untuk tahun 2010 dan 2011.
"Saya senang karena semuanya jelas sekarang dan saya juga senang karena semuanya jelas bahwa saya tak terlibat insiden tersebut dan tak berhubungan apa-apa dengan hal itu," ucapnya di Autosport.
Meski mengakui bahwa ini ada masa-masa berat bagi timnya, Alonso mengatakan bahwa yang terjadi di dalam berjalan seperti biasa. Yang terpenting sekarang adalah bagaimana mereka melangkah maju.
"Ini mungkin menjadi waktu yang berat untuk tim, tetapi itu masa lalu. Semuanya sudah berlalu dan kami harus melangkah. Kami ingin berkonsentrasi di balapan kali ini (GP Singapura), lalu pekan depan di Jepang. Hidup terus berjalan, jadi ini waktunya untuk mencapai sebuah hasil lagi."
"Semuanya baik-baik saja. Pat tak di sini, begitu juga Flavio. Tetapi ada orang lain yang memiliki tugas yang sama dengan mereka. Jadi tim ini tak ada bedanya dengan balapan-balapan sebelumnya dan tak akan ada perubahan pula untuk menghadapi balapan kali ini," tukasnya.
(roz/mrp)











































