Ferrari sudah tidak akan memakai jasa Raikkonen tahun depan. The Prancing Horse memutuskan untuk menggaet Fernando Alonso untuk menemani Felipe Massa sebagai duetnya.
Raikkonen sempat dikabarkan akan bergabung ke tim lamanya, McLaren, tapi warta itu masih berlevel rumor. Peminat lainnya adalah Toyota yang belum pasti mempertahankan duet Timo Glock dan Jarno Trulli.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya pikir, kami bisa bekerja dengan baik bersama dia dan memberi dia sebuah mobil yang cepat," tukas Howett.
Tapi tampaknya tawaran Toyota belum mampu membuat Raikkonen menoleh. Pembalap yang baru saja menginjak usia 30 tahun itu ingin bergabung dengan tim yang memiliki kans jadi juara dunia; hal yang agak sulit diberikan Toyota yang belum pernah memenangi satu GP pun sejak masuk F1 tahun 2002.
Walau begitu, Howett tetap optimistis dengan peluang timnya menggaet pembalap Finlandia itu. Pasalnya, Toyota pernah sukses menjalin kerjasama dengan pembalap-pembalap Skandinavia di ajang reli.
"Kami punya hubungan yang amat baik dengan para pembalap Skandinavia di reli dan mereka sangat menikmati keadaan dan bekerja dengan amat baik. Jadi kami sudah terbiasa menghadapi mereka," kata Howett.
Meski mendekati Raikkonen, Toyota tetap membuka kans bagi Glock atau Trulli. Selain itu, penampilan apik pembalap pengganti Kamui Kobayashi di GP Brasil juga turut membuatnya masuk bursa.
(arp/key)











































