Seperti telah diberitakan sebelumnya, Todt telah terpilih sebagai presiden baru FIA. Pria berusia 63 tahun ini sekaligus mengakhiri 14 tahun rezim Mosley.
Terpilihnya Todt disambut baik oleh anggota asosiasi tim F1. Mereka berharap sang presiden baru itu dapat membawa perubahan positif dari banyaknya konflik dari kondisi balap 'jet darat' pada beberapa waktu terakhir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Todt pun mengatakan bahwa dirinya mengharapkan hubungan FIA-FOTA dapat berjalan dengan lebih serasi pada masa kepemimpinannya. Namun di sisi lain ia juga merasa perlu soal adanya pemotongan anggaran.
"Akan terjadi hubungan yang harmonis. Itu merupakan hal yang diperlukan," tukasnya di Gazzetta dello Sport seperti dilansir Planet F1 saat ditanyai tentang relasi FIA dan FOTA.
"Saya pikir juga perlu untuk mengurangi anggaran yang ada, mengingat dengan situasi yang ada saat ini," sambungnya.
(a2s/arp)











































