Kubica ditunjuk sebagai driver Renault untuk kompetisi musim ini demi menggantikan posisi Fernando Alonso yang hengkang ke Ferrari. Pembalap kelahiran 7 Desember 1984 ini dinilai memiliki segudang potensi untuk mengembalikan kejayaan Renault ketika era Alonso.
Namun ketika musim baru masuk di tahap kasak-kusuk, ambisi Kubica untuk membalap bersama Renault terancam sirna. Pasalnya pabrikan asal Prancis ini telah menjual sahamnya dalam jumlah besar kepada Genii Capital yang memungkinkan adanya perubahan di tubuh tim.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akan tetapi hal tersebut rupanya tidak membuat niat Kubica untuk berjuang bersama Renault menjadi goyah. Seperti dikatakan oleh manajernya, Daniel Morelli, dia tidak akan beranjak dari tempatnya di tim Renault.
"Kami melangkah ke arah yang tepat. Tidak diragukan lagi namun penting untuk memahami siapa yang berada di posisi kunci di tim dan juga budget yang tersedia. Ini penting untuk urusan update mobil," ujarnya di BBC.
Morelli juga menampik rumor yang mengatakan bahwa pihaknya meminta uang yang lebih besar terkait dengan dibelinya saham mayoritas di Renault. Menurutnya Kubica lebih tertarik dengan mobil yang lebih cepat.
"Itu tidak benar. Kami tidak tertatik untuk mengambil keuntungan di sana. yang diinginkan Robert adalah performa mobil yang kompetitif. Tak ada gunanya jika driver mendapat uang lebih namun mobilnya payah," terangnya.
(roz/roz)











































