Setelah menjadi kampiun baru Formula 1 bersama Brawn GP, Button membuat keputusan yang mengejutkan dengan hengkang ke McLaren untuk musim 2010. Keputusan ini konon didasari oleh tidak diperpanjangnya kontrak pembalap Inggris itu oleh timnya plus tidak ada kesepakatan terkait gaji antara kedua belah pihak.
Dengan hijrahnya Button berarti tim Silver Arrow memiliki susunan pembalap sangat mumpuni. Button berlaku sebagai juara bertahan sementara parternya, Lewis Hamilton adalah juara F1 2008.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tetapi hal sebaliknya justru diprediksi Irvine. Mantan pembalap F1 asal Irlandia itu malah yakin kalau ini adalah keputusan Button yang terburuk dan mantan driver Brawn tersebut tidak akan bersinar di tim barunya, bahkan bisa tenggelam.
"Jenson telah masuk ke dalam sarang singa. Itu adalah kegilaannya. Dia pikir akan dapat untuk memakan steak dan itu tak akan menjadi kenyataan, saya rasa dia akan terbunuh,"ujar Irvine kepada ESPN.
"Ini adalah keputusan terburuk yang dibuat Button. Satu alasan yang saya pikirkan adalah bahwa dia tidak ingin bersama dengan Brawn dengan Rosberg, yang tidak sekelas dengan Lewis (Hamilton). Jenson mungkin kalau ia lebih baik kalah dari Lewis daripada dari (Nico) Rosberg."
"Rubens Barrichello adalah penjaja kecil dan kalah oleh Jenson di paruh kedua musim lalu. Michael (Schumacher) tidak pernah kalah dari siapapun. Lewis tiba di musim pertamanya di F1 dan mengalahkan double champions, Fernando Alonso. Jika Anda melihat karir Jenson, Ralf Schumacher mengalahkannya. Giancarlo Fisichella juga mengalahkannya dan Rubens mengalahkannya. Ada banyak balapan yang dimana ia tidak turun, dia berada di level yang sama dengan semua pembalap itu." (nar/din)











































