Direkrutnya De La Rosa menandakan kembalinya pembalap Spanyol itu ke arena F1 sebagai pembalap reguler. Selama tujuh tahun terakhir, De La Rosa menjadi pembalap ketiga dan tes McLaren.
"Pedro telah bertahun-tahun bekerja untuk tim papan atas dengan level teknis tertinggi. Sebagai tim, kami akan diuntungkan oleh pengalamannya, hal yang sama juga untuk Kamui yang masih muda," ungkap prinsipal tim Peter Sauber di Autosport.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
De La Rosa terakhir kali tampil dalam balapan pada separuh musim terakhir tahun 2006 untuk menggantikan posisi Juan Pablo Montoya. Berlomba di delapan lomba, De La Rosa merebut 11 angka, dengan hasil terbaik finis kedua di GP Hongaria.
Dengan merekrut dua pembalap yang akan saling mengisi, tugas Sauber kini adalah menyediakan mobil yang kompetitif agar prestasi mereka dapat terangkat.
"Saya sangat positif dengan kemajuan di pabrik kami. Kami dapat melanjutkan pekerjaan kami untuk menggarap mobil 2010 sesuai jadwal di tengah periode ketidakpastian," ujar Sauber.
De La Rosa sendiri merasa bahagia akhirnya dapat kembali ke lintasan. Pembalap 38 tahun itu mengaku harapannya untuk turun di lomba tidak pernah pupus selama jadi pembalap ketiga.
"Saya selalu percaya bahwa saya akan diberi kesempatan lagi untuk menjadi pembalap. Karena kesempatan untuk membalap di tes berkurang drastis, itulah yang selalu saya incar," kata De La Rosa.
Dengan perekrutan De La Rosa oleh Sauber, maka kini tinggal tersisa lima kursi pembalap di 13 tim kontestan F1. US F1 masih punya dua kursi dan masing-masing satu di Renault, Toro Rosso dan Campos Meta.
(arp/krs)











































