Campos Tanpa Ujicoba

Campos Tanpa Ujicoba

- Sport
Rabu, 27 Jan 2010 18:34 WIB
Campos Tanpa Ujicoba
Madrid - Kesulitan finansial memaksa tim Campos Meta untuk tidak mengikuti rangkaian uji coba pra musim. Tim asal Spanyol itu malah akan membuat GP Bahrain sebagai ajang untuk ujicoba.

Campos yang baru merekrut Bruno Senna sebagai pembalapnya kini tengah sibuk mencari sponsor dan investor. Kondisi ekonomi tim yang belum stabil itu ditengarai sebagai penyebab ketidakikutsertaan mereka di dalam ujicoba pra musim.

Walau begitu, Campos melalui Head of Strategy-nya Daniel Eisen meyakinkan bahwa mereka pasti tampil di balapan pertama di Bahrain. Namun Campos cepat menambahkan bahwa Bahrain juga menjadi tes untuk timnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Bahrain akan menjadi tes, ini bukan balapan untuk kami," ungkap Eisen kepada AP sebagaimana dilansir Autosport. "Mobil kami sangat canggih dan kami telah mengontrak pembalap dan kami berniat untuk berada di Bahrain untuk balapan pertama."

"Semua orang cemas dan itu logis karena musim masih panjang dan kami baru. Tapi yang lebih penting, kami ingin berada di sana dengan kondisi yang terbaik, terutama mobil-mobilnya," imbuh Eisen.

"Bukan rahasia bahwa kami sedang bernegosiasi dengan investor dan sponsor, terutama dalam skala internasional. Tapi semuanya berjalan sesuai rencana," katanya.

Lebih lanjut Eisen juga membantah rumor terkait perekrutan Senna yang ditujukan agar mereka mendapatkan uang. Ia menegaskan Campos bertekad akan menjadi tim yang sukses tanpa pay driver.

"Bruno tidak datang dengan uang, dan itu penting. Kami selalu menginginkan seperti itu sejak awal. Ya, itu akan membawa banyak akibat secara ekonomi, tetapi fokus
kami adalah menyiapkan diri. Kami tidak dapat berkompromi dengan mobil dengan cara apapun," tuntas Eisen.

Campos juga mengaku tak buru-buru merekrut pembalap kedua dalam waktu dekat. Tim yang dimiliki oleh Adrian Campos ini baru akan mengumumkan pembalap keduanya hanya beberapa jam sebelum GP Bahrain.

Foto: Bruno Senna, pembalap Campos Meta F1. (Reuters)


(arp/din)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads