Tak Melulu Soal 'Empat Raja'

Jelang GP Bahrain

Tak Melulu Soal 'Empat Raja'

- Sport
Minggu, 14 Mar 2010 08:14 WIB
Tak Melulu Soal Empat Raja
Jakarta - Jenson Button tak hanya harus mewaspadai gelar juaranya dari rekan setimnya sendiri, Lewis Hamilton, tetapi juga dari dua mantan juara dunia lainnya. Di Bahrain, cerita persaingan empat juara dunia ini pun bermula, meski ada potensi masuknya rival lain.

Michael Schumacher, Fernando Alonso, Lewis Hamilton, dan Jenson Button. Empat nama tersebut bisa jadi perhatian utama untuk F1 musim ini. Para penyandang mahkota juara dunia tersebut akan bersaing dalam trek yang sama di kontes jet darat musim ini.

Button baru meraih predikat juara tersebut pada musim lalu, Hamilton pada 2008, sementara Alonso pada 2005 dan 2006. Schumi? Jangan ditanya, dialah raja di antara para raja ini. Tujuh gelar juara dunia sudah pernah dia raih, dengan yang terakhir pada 2004.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hamilton dan Button, meski kini rekan setim di McLaren, akan membuktikan bahwa gelar juara yang mereka raih bukan hanya keberuntungan semata. Alonso bak masih penasaran lantaran rentetan gelar juaranya terputus begitu saja. Sementara Schumi rupanya masih belum bisa melupakan godaan kebut-kebutan di trek sehingga akhirnya "turun gunung" lagi.

Setidaknya sejak 2004, ini menjadi musim paling ramai jumlah juara dunianya. Sebelumnya pada musim 2006 ada tiga juara dunia yang membalap; Schumi, Alonso, dan Jacques Villeneuve. Hal yang sama juga terjadi pada musim 2009 ketika Hamilton, Alonso, dan Kimi Raikkonen saling bersaing.

Minggu (14/3/2010), Button, Hamilton, Alonso, dan Schumi akan memulai pertarungan dengan trek Sirkuit Sakhir, Bahrain, sebagai awalnya. Hanya saja, bukan berarti persaingan musim ini akan didominasi terus menerus oleh mereka.

Masih ada nama-nama seperti Felipe Massa, yang dalam dua musim sebelumnya selalu tampil sebagai penantang serius untuk titel juara, dan juga Sebastian Vettel. Nama terakhir mencuat setelah dirinya menjadi pemenang GP termuda usai menjuarai GP Italia 2008 dan menjadi runner-up musim lalu.

Vettel dan Massa pun membuktikan bahwa mereka mampu meraih dua urutan terdepan untuk balapan kali ini. Mereka membuat Alonso dan Hamilton terpaksa minggir ke urutan tiga dan empat. Sementara Button, justru terlempar ke urutan delapan.

"Dari sesi kualifikasi tadi saya merasa semakin baik dan lebih baik lagi namun di akhir-akhir saya merasa ada sedikit masalah. Sepertinya ada yang salah dengan mobil tadi, jadi kami harus memeriksanya kembali," analisis Button mengenai kegagalannya meraih posisi start yang bagus.

Sementara Button mengeluhkan masalah pada mobilnya, Vettel justru berbeda. Pemuda 22 tahun ini malah terkejut dirinya bisa berada di urutan terdepan.

"Sebuah kejutan besar. Di tes musim dingin, tak ada yang tahu kami ada di mana," seru Vettel.

Lalu, bagaimana jadinya hasil balapan kali ini? Duduk, kencangkan sabuk pengaman Anda, dan mari kita tunggu aksi kebut-kebutan para pengendara jet darat ini.

(roz/arp)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads