Balapan Garing, F1 Harus Waspada

Balapan Garing, F1 Harus Waspada

- Sport
Senin, 15 Mar 2010 19:06 WIB
Balapan Garing, F1 Harus Waspada
Sakhir - Seri pertama Formula 1 musim 2010 telah dilaksanakan di Bahrain. Meski cukup sukses, melihat garingnya lomba berjalan, F1 benar-benar harus waspada.

Balapan pembuka musim yang dilangsungkan di Sirkuit Sakhir, Minggu (14/3/2010), berlangsung datar. Setelah start, nyaris tidak ada aksi yang bisa membetot perhatian penonton di arena dan pemirsa televisi.

Sebastian Vettel yang menduduki pole position memang tidak menang karena disalip duo Ferrari dan Lewis Hamilton, namun andai mobilnya tak rusak, maka Vettel akan menjuarai lomba dengan status light to flag.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kualifikasi dan start barangkali akan jadi dua titik kunci tahun ini," komentar pembalap Ferrari, Fernando Alonso, di Auto123 Racing.

"Setelah tikungan pertama, sedikit banyak posisi lomba memang telah ditetapkan," imbuh pembalap Spanyol yang jadi juara di debutnya mengendarai Ferrari itu.

Larangan refuelling disinyalir jadi penyebab garing-nya lomba. Dengan pit stop cuma sebagai cara mengganti ban, maka instrumen untuk mengatur strategi berkurang satu.

Selain itu, dengan mobil yang terisi penuh bahan bakar di awal lomba, maka sulit untuk melihat mobil F1 melakukan aksi overtaking karena harus membopong berat yang lebih banyak dari sebelumnya.

Presiden Asosiasi Tim F1 (FOTA) Martin Whitmars mengusulkan agar tim peserta diwajibkan melakukan pit stop kedua. Tujuannya agar ada tambahan 'alat' untuk mengulik strategi.

Sikap hati-hati diperlihatkan bos Ferrari, Stefano Domenicali. "Kita harus menunggu. Saya dapat memahami opini Alonso, tapi mari kita tunggu saja dulu dan melihat bagaimana balapan berkembang," katanya.

"Mungkin saja akan ada situasi lain, jadi saya akan menunggu untuk memberikan pendapat setelah beberapa balapan. Kita harus menunggu beberapa skenario lain sebelum membuat penilaian tentang jalannya musim," demikian Domenicali.


(arp/arp)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads