Bulan Januari silam, Lopez diikat oleh US F1 yang saat itu sudah dipastikan akan jadi kontestan F1 tahun 2010. Tak dinyana, kans berlaga Lopez musnah karena US F1 mundur pada awal Maret.
"Sulit untuk mengatakan apa yang salah dengan kami. Saya pikir kami menaruh kepercayaan terlalu besar kepada apa yang dikatakan orang pada kami," kata Lopez seperti dilansir Sky Sports.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saat saya tiba di Charlotte (markas US F1) pada Februari, saya menyadari kalau semua yang mereka katakan kepada saya itu tidak benar," cetus pembalap Argentina tersebut.
"Apa yang terjadi pada kami tidak pernah terpikirkan. Dalam 60 tahun sejarah F1, belum pernah ada tim yang menyatakan ikut tapi tidak jadi. Mereka menyembunyikan sesuatu dari saya," katanya.
Setelah US F1 tak juga siap, Lopez sempat nyaris hijrah ke Campos Meta (sekarang Hispania Racing), tapi gagal. Walau kecewa dan sakit hati, pria 26 tahun itu tetap memendam ambisi untuk suatu saat berlomba di F1.
"Saya ingin terus melangkah, bukan menyerah," tandas Lopez.
(arp/key)











































