Ketika sebagian besar pembalap lain memilih ban sedang, Button sedari awal memilih untuk menggunakan ban kering. Pilihan dan strategi sang juara bertahan berjalan mulus.
Gerimis yang turun di awal lomba akhirnya berubah menjadi hujan yang semakin deras. Pembalap pun berlomba-lomba masuk pit untuk mengganti ban. Ketika sebagian besar pembalap rata-rata sampai harus empat kali masuk pit, Button cukup dua kali saja.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hal itu sangat penting dan bekerja dengan baik. Jika safety car tak muncul kami bisa unggul jauh. Safety car banyak membantu pembalap-pembalap lain yang berhenti untuk menggunakan ban sedang."
"Tetap menggunakan ban kering mungkin pilihan yang benar. Meski Anda tak berpikir itu benar, tapi itu pilihan bagus, hanya saja Anda harus lebih berhati-hati," tukasnya. (roz/a2s)











































