"Seb (Sebastian) punya keuntungan top speed dan dia akan mengambil sisi dalam. Kami melaju berdampingan lalu dia kemudian terlihat terlalu cepat berbelok ke kanan dan kami akhirnya berbenturan," seru Webber di BBC usai balapan.
Red Bull sepertinya memenangi balapan GP Turki dan melanjutkan dominasinya musim ini setelah Webber dan Vettel mampu memimpin balapan hingga lebih dari separuh race. Keduanya mengungguli Lewis Hamilton dan Jenson Button yang juga bertarung di posisi tiga dan empat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sang pembalap Jerman terpaksa out karena kerusakan mobilnya cukup parah. Sementara si driver Australia bisa melanjutkan race, meski kemudian harus masuk pit dan kehilangan posisi terdepan.
Usai menyentuh garis finis dan akhirnya cuma bisa duduk di posisi tiga, raut wajah Webber terlihat menyimpan kekesalan. Hal tersebut cukup beralasan mengingat dia sesungguhnya punya kans meraih hat-trick kemenangan usai sukses yang didapat di Spanyol dan Monaco.
"Itu terjadi dengan cepat. Itu sungguh memalukan buat tim, bukan hari yang ideal. McLaren tampil solid hari ini. Balapan yang bagus antara kami berempat sampai peristiwa itu terjadi," sambung Webber membalas pernyataan yang dikeluarkan Vettel sebelumnya
"Tak satupun dari kami mau melakukan kontak, tapi itu bisa saja terjadi saat dua pembalap ada di depan. Itu tak pernah ideal, tapi tetap terjadi," lanjut Webber yang tetap duduk di puncak klasemen meski hanya dapat 15 poin tersebut.
(din/mrp)











































