Vettel dan Webber bertabrakan saat lomba GP Turki, dua pekan lalu, yang mengakibatkan keduanya gagal finis. Pernyataan awal Red Bull yang menyalahkan Webber dianggap sebagai bentuk favoritisme di tubuh tim.
"Saya pikir tidak," bantah Vettel tentang tuduhan favoritisme itu kepada BBC. "Kami sudah membicarakannya secara internal dan jelas, tidak satu pun pembalap, saya ataupun Mark, yang dianakemaskan."
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Vettel menyebut kalau tindakannya tersebut ia lakukan karena ia menganggap bahwa kansnya untuk memenangi lomba sama dengan kans Webber.
"Kami di sana untuk mencari siapa yang lebih baik, seperti seharusnya. Kami tahu kami punya peluang yang sama," imbuh pembalap Jerman kelahiran 22 tahun silam itu.
Ke depan, Vettel meminta agar insiden tersebut dilupakan. Masih banyak sisa balapan di musim ini yang harus mereka lakoni.
"Ada banyak balapan di depan mata dan akan ada banyak hal yang terjadi. Yang paling penting adalah kami harus menatap ke depan," tutup Vettel.
(arp/arp)











































