Setelah memastikan posisi pole dalam sesi kualifikasi, Minggu (13/6/2010) dinihari WIB, Hamilton mendapat instruksi dari timnya, McLaren, untuk menghentikan mobilnya di lintasan karena dia sudah nyaris kehabisan bahan bakar.
Usai sesi kualifikasi, setiap tim memang harus memastikan masih ada satu liter bahan bakar tersisa di tangki mobil para pembalapnya, agar FIA dapat mengambilnya untuk dijadikan sampel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nah, kendati instruksi McLaren yang dijalani Hamilton ini tak melanggar peraturan, tetapi tak sesuai dengan perintah dari Direktur Balapan, terkait dengan waktu maksimal untuk kembali ke pit.
Akibatnya, Hamilton pun kemudian mendapat denda sebesar 10 ribu dolar AS yang disertai dengan teguran. Untungnya, posisi startnya tetap berlaku. Ganjaran ini langsung dikritik Prinsipal Tim Mercedes GP Ross Brawn yang menilainya terlalu ringan.
Kubu McLaren pun tak terima dengan komentar Brawn tersebut. "Kami sudah sejalan dengan peraturan. Kami tak sengaja melakukan ini dan itu juga bukan salah Lewis," tegas Prinsipal Tim McLaren Martin Whitmarsh di Autosport.
Whitmarsh mengaku kalau timnya memang sedikit keliru memperhitungkan bahan bakar di mobil Hamilton. Namun, keputusan yang dijalankan Hamilton sudah tepat mengingat kondisi yang ada.
"Kami bisa saja kembali ke garasi tapi dengan begitu mungkin saja bahan bakar untuk sampel jadi akan kurang, jadi kami memilih keputusan mengikut peraraturan yang mengharuskan kami menyediakan sampel," papar dia.
(krs/a2s)











































