Di klasemen pembalap F1 saat ini, dua pembalap Red Bull masih berpeluang jadi juara dunia. Mark Webber ada di urutan kedua dengan 238 angka, sedangkan Sebastian Vettel di peringkat tiga dengan 231 poin.
Webber dan Vettel menguntit pembalap Ferrari, Fernando Alonso, yang memuncaki klasemen dengan 246 angka. Persaingan ketat dipastikan akan terjadi di seri terakhir di Abu Dhabi, akhir pekan ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Biarkan kedua pembalap bertarung dan biarlah apapun terjadi. Jika Alonso yang menang, maka kami memang tidak beruntung," ucap Mateschitz kepada Kliene Zeitung yang dikutip ESPN.
"Saya meramalkan ujung seperti (film) Hollywood, dengan skenario terburuknya adalah kami gagal jadi juara. Tapi bila itu yang terjadi, kami akan berusaha lagi tahun depan. Filosofi kami sama karena ini adalah olahraga dan harus tetap jadi olahraga," imbuh dia enteng.
Mateschitz tidak ingin seperti Ferrari yang demi gelar juara rela untuk melakukan manipulasi, seperti yang ditunjukkan di GP Jerman di mana Felipe Massa memberikan jalan buat Alonso.
"Kami tidak suka memanipulasi seperti Ferrari. Seluruh dunia mengecam mereka setelah yang mereka lakukan di Hockenheim. Kami tidak mau terlihat idiot dengan bertindak seperti mereka," tegas Mateschitz.
(arp/krs)











































