Memiliki mobil yang mengungguli kecepatan McLaren Mercedes dan Ferrari, Red Bull tampil dominan di sepanjang musim 2010. Dari 19 balapan yang digelar, sembilan di antaranya berhasil dimenangi duet Sebatian Vettel dan Mark Webber, itu belum termasuk 15 pole position.
Di akhir musim Vettel mengukuhkan diri sebagai juara dunia dengan keunggulan empat poin atas Fernando Alonso. Sementara di klasemen konstruktor Red Bull memimpin 44 poin atas McLaren di posisi dua.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami sudah banyak melakukan pengembangan dalam dua musim terakhir. Kami nyaris meraih kemenangan musim lalu, dan jika bukan karena diffuser berganda kami mungkin bisa meraihnya," sahut team principal Christian Horner.
"Tapi kami ubah itu menjadi keuntungan di musim ini. Kami mengembangkan mobil untuk musim ini dari mobil penantang di tahun lalu, yang jelas menjadi target yang akan terus dipasang untuk 2011," sambung dia sebagaimana diberitakan Autosport.
Horner juga memastikan kalau apa yang sudah ditunjukkan Red Bull saat ini hanya sebuah permulaan. Dia mengklaim kalau tim yang dipimpinnya punya potensi besar untuk meraih lebih banyak sukses.
"Ada banyak hal positif dan banyak pelajaran yang kami dapat. Kami hanya baru melihat sedikit potensi dari banyak yang dimiliki tim ini," demikian tuntasnya.
(din/key)











































