Tahun ini, Red Bull memperlihatkan kepada dunia bahwa Formula 1 tidak selalu lekat dengan politik team order. Dalam 19 seri, Red Bull membebaskan dua pembalapnya, Vettel dan Mark Webber, bertarung dengan adil.
Dengan perlakuan setara itu, Vettel akhirnya tampil sebagai yang terbaik. Di GP Abu Dhabi kurang dari dua pekan lalu, Vettel menobatkan dirinya sebagai kampiun sejagat usai merampungkan lomba di tempat pertama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia dan Mark akan diperlakukan sama di masa depan," jawab pemilik Red Bull, Dietrich Mateschitz, kepada Welt Online.
"Sebastian harus membuktikan kekuatannya tahun depan. Mark pasti akan menyulitkannya. Gelar juara dunia tidak cukup buat kami," tegas pria asal Austria itu.
(arp/din)











































