Satu kursi Renault yang ditempati Petrov memang jadi rebutan banyak pembalap, termasuk Glock. Namun nama Glock sudah bisa dicoret karena kepada Frankfurter Allgemeine Zeitung ia menyatakan 99,9 persen bertahan di Virgin.
Di Virgin, tim yang baru melakoni debut di F1 tahun ini, Glock jelas susah bersaing. Padahal, saat bergabung dengan Toyota tahun 2008, Glock sesumbar bahwa dalam tiga tahun ia sudah harus menjadi kandidat juara dunia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jika Anda punya kesempatan buat hijrah ke Red Bull atau McLaren, maka Anda harus pergi ke sana. Dari sisi olahraga, Anda harus terbuka terhadap kemungkinan," ujar Glock seperti dikutip Motorsport.
"Tujuan saya masih jelas, suatu saat saya harus jadi juara dunia," tandas Glock.
(arp/roz)
