Hamilton sempat menghabiskan satu hari dalam simulator tim di markas McLaren di Woking, Senin (29/11/2010) lalu. Di sana ia melakukan uji virtual terhadap andalan baru McLaren.
"Banyak ide keren dan perkembangan. Kali pertama mengemudikan mobil baru itu dan aku sangat senang," tulis Hamilton dalam Twitter feed-nya seperti dilansir ESPN F1.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"KERS dan sayap belakang sedikit rumit, tapi terasa nyaman. KERS kami adalah yang terbaik. Itu mestinya akan kompetitif," imbuhnya optimistis.
Jenson Button, rekan setim Hamilton di McLaren, juga ikut optimistis dengan teknologi KERS yang akan kembali digunakan musim depan. Apalagi Button mengaku acap jadi "korban" KERS saat masih membela Brawn GP tahun 2009 lalu, saat ia menjadi juara dunia.
"Aku belum pernah mengemudi dengan KERS sebelumnya, tapi tim ini menggunakan KERS dengan baik tahun lalu. Aku tahu benar karena mereka selalu menempelku di start!"
"Mereka punya banyak pengalaman di area itu dan aku pikir kami akan punya keuntungan, seperti juga Mercedes dan Force India yang menggunakan mesin Mercedes. Aku pikir kami akan punya keuntungan atas Red Bull dan Ferrari," lugas Button.
(krs/key)











































