Menunggu Abramovich ke Formula 1
Minggu, 30 Mei 2004 09:10 WIB
Jakarta - Roman Abramovich seperti menjelma sebagai patron baru di dunia olahraga. Setelah berfoya-foya untuk klub sepakbola Inggris Chelsea, raja minyak dari Rusia itu tengah ditunggu kiprahnya di Formula 1.Sudah sejak tahun lalu Abramovich diisukan bakal menanamkan investasi di ajang kebut-kebutan jet darat itu, terutama sejak menghadiri GP Eropa 2003 atas undangan tim Minardi. Bahkan sempat pula ada spekulasi bahwa salah satu tim F1 yang diincar milyuder itu adalah Ferrari.Pekan lalu Abramovich muncul di Monte Carlo sebagai tamu bos F1 Bernie Supremo. Kedua orang terkaya di dunia itu berjalan berdampingan di garis start sebelum lomba GP Monako dimulai.Jadi, mungkinkah Abramovich mengucurkan sebagian kekayaannya untuk olahraga ini? Tidak juga, begitu kata bos BAR-Honda David Richards. Ia, kata Richards, memang tertarik pada olahraga ini tapi tidak berniat berinvestasi di dalamnya.βAku pernah diberi tahu bahwa Abramovich tidak akan melibatkan dirinya di Formula 1 karena beberapa alasan politis,β ujar Richards kepada Reuters, Sabtu (29/5/2004), di sela-sela persiapan GP Eropa di Nurburgring, Jerman.Bos Minardi Paul Stoddart belum lama ini mengatakan pengusaha Rusia itu akan terlibat dengan sebuah tim papan atas. βApakah dia akan datang ke Formula 1? Kalau ya, pasti bukan di Minardi atau Jordan. Pasti di posisi grid depan, saya yakin itu,β cetusnya.Stoddart menduga BAR menjadi salah satu kandidat Abramovich. Akan tetapi dugaan ini dibantah Richards. Alasannya, saat ini tim yang dimiliki perusahaan rokok raksasa BAT, dengan mesin Honda dan dua pembalap yang sedang on fire Jenson Button dan Takuma Sato, tengah menanjak sehingga belum memerlukan investasi tambahan, setidaknya sampai peraturan larangan sponsor rokok diberlakukan pada musim 2006. (a2s/)











































