Faktor-faktor yang membuat GP Australia menjadi menarik adalah adanya teknologi baru seperti sayap bergerak, teknologi baru tapi lama seperti KERS dan yang utama, ban Pirelli yang memulai debutnya di F1.
Di Malaysia, faktor-faktor di atas akan ketambahan faktor cuaca. Secara umum, cuaca di Sirkuit Sepang biasanya panas dan lembab, tetapi ramalan cuaca juga menunjukkan peluang terjadinya hujan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada tahun 2009, balapan GP Malaysia cuma berlangsung separuh karena dihadang hujan besar. Tahun lalu, hujan mengguyur deras saat kualifikasi, membuat sejumlah pembalap papan atas harus start dari posisi bawah.
Kesulitan membalap di lintasan basah diakui oleh pembalap reserve McLaren, Pedro de la Rosa. Kepada EFE, De La Rosa berujar, "Kondisi di Malaysia selalu ekstrem, terutama dalam hal suhu dan kelembaban, juga banyaknya air di lintasan bila hujan turun."
(arp/rin)











































