Mendapat posisi start ke tujuh, peluang Button untuk menjuarai GP Kanada awalnya terbilang sulit. Selain harus mengejar ketinggalan jarak dengan pembalap posisi terdepan, Button juga sempat tercecer lantaran insiden yang melibatkannya dengan Lewis Hamilton dan hukuman drive through penalti di lap-lap awal.
"Saya tidak tahu harus berkata apa. Itu menjadi tiga jam yang sangat emosional sejak start dimulai. Ada insiden dengan Lewis, saya tak bisa melihat apapaun saat dia berada sejajar dengan saya. Saya harus meminta maaf padanya, dan ketika itu terjadi ada persaingan," sahut Button.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya mendapat drive-through (penalti) karena mengebut saat ada safety car. Di lap terakhir saya mengejar Seb (astian Vettel) dan dia melebar di salah satu bagian sirkuit dan saya mengambil keuntungan itu."
"Itu kemenangan fantastis, bahkan jika tak menang saya tetap akan menikmatinya. Itu kemenangan yang luar biasa dan mungkin yang terbaik," tuntas pembalap Inggris itu di Autosport.
Tambahan 25 poin dari balapan di Kanada membuat Button kini duduk di posisi dua klasemen pembalap dengan poin 101. Dia masih terpaut 60 poin dari Vettel di posisi terdepan.
(din/roz)











































