Dari 14 balapan yang sudah dilalui sepanjang musim ini Webber belum sekalipun jadi juara. Kondisi ini jelas bertolak belakang dengan raihan Sebastian Vettel yang justru sangat dominan dan memenangi sembilan race.
Selain itu, Webber di musim ini juga harus merelakan gelar juara dunia kembali diraih Vettel. Meski belum memastikan diri jadi juara, sulit menjegal Vettel yang cuma butuh satu poin saja untuk mengamankan titelnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Anda bisa mengharapkan saya yang lebih tangguh musim depan dan saya harap bisa mendapatkan start yang mulus seperti yang kami lakukan di musim 2010. Untuk saat ini saya hanya ingin menuntaskan sebaik mungkin yang saya bisa dan meraih hasil bagus," sahut Webber di Autosports.
Terkait keberhasilan Vettel jadi juara dunia di 2010 dan punya peluang sangat besar mempertahankannya musim ini, Webber menyebut kalau itu terjadi lantaran tim memberi perlakuan berbeda buat pembalap-pembalapnya. Meski begitu dia bisa memaklumi situasi yang terjadi, terlebih karena Vettel mampu menunjukkan performa lebih baik di awal musim.
"Untuk memenangi kejuaraan Anda butuh 100% dukungan dari tim. Saya pikir sulit bagi tim untuk memberikan 100% buat kedua pembalap karena kami punya banyak keinginan. Melihat start yang kami raih, jelas siapa yang harus didukung, saya menghormati itu."
"Tim ini memberikan saya kesempatan hebat untuk melakukan dengan baik. Saya meminta (mobil) yang dapat diandalkan setiap akhir pekan dan saya akan memberikan yang terbaik. Tim tahu kalau saya selalu memberikan yang terbaik," tuntas Webber.
(din/mfi)











































