Akan ada 20 seri yang akan dilakoni para pembalap di musim ini, dan ini akan menjadi kompetisi terpanjang dalam sejarah F1. Itu pun sudah dikurangi satu seri setelah Turki dicoret dari kalender awal di pertengahan 2011.
Bernie Ecclestone sempat mencanangkan 21 seri untuk tahun ini, tapi Presiden F1 Jean Todt tidak mau lebih dari 20. Karena tak tercapai kesepakatan baru, Istanbul yang pernah disebut Ecclestone sebagai "trek balapan terbaik di dunia" akhirnya dicoret.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bahrain, yang tahun lalu sempat diundur bahkan dibatalkan karena konflik politik di negara tersebut, masuk lagi dalam jadwal, dicantukan sebagai seri keempat pada April. GP Jerman tahun ini diadakan lagi di sirkuit Hockenheim, setelah tahun lalu di Nuerburgring -- kebijakan rotasi kedua sirkuit tersebut.
Seri paling baru adalah GP Amerika Serikat. Setelah kali terakhir menghajatnya di Indianapolis tahun 2007, musim ini F1 akan mampir lagi di Negeri Paman Sam, tapi di sirkuit baru di Austin, Texas, yang dirancang oleh disainer khusus sirkuit, Hermann Tilke.
Ke-20 seri itu masih akan diperebutkan oleh 12 tim dan ke-24 pembalapnya. Tidak ada tim baru kecuali perubahan nama konstruktor: Renault menjadi Lotus F1, Virgin menjadi Marussia, dan Lotus menjadi Caterham. Dua tim yang disebutkan terakhir musim lalu tidak mendapatkan satu poin pun, seperti halnya dengan Hispania Racing Team (HRT).
Persaingan konstruktor hampir dipastikan masih terjadi di antara tiga tim yang itu-itu juga: Red Bull, McLaren, dan Ferrari. Red Bull diperkirakan masih akan sangat kuat, tentu saja dengan juara dunia dua musim terakhir, Sebastian Vettel.
McLaren pasti sangat penasaran dengan Red Bull karena mereka selalu menjadi runner-up di bawah klub berlogo banteng tersebut. Dengan kekuatan dua pebalapnya yang berstatus "juara dunia", Lewis Hamilton dan Jenson Button, tim Silver Arrow semestinya sangat berambisi untuk bisa mengalahkan Red Bull.
Bagaimana dengan Ferrari? Semenjak jadi juara konstruktor di musim 2008, "Si Kuda Jingkrak" mengalami penurunan performa. Di tahun 2009 mereka cuma memenangi satu seri dan finish nomor empat. Di musim berikutnya Ferrari kebagian empat seri dan menduduki peringkat ketiga. Musim lalu mereka juga tak bertaji: cuma mendapatkan satu podium teratas di Silverstone atas nama Fernando Alonso, dan di akhir musim lagi-lagi berada di bawah Red Bull dan McLaren.
Dari sisi pebalap, pertanyaan pertama yang wajar untuk diajukan adalah, "apakah Vettel masih akan mendominasi, sebagaimana ia melakukannya di 2010 dan 2011?" Setelah itu, pertanyaan kedua adalah, "siapa yang paling berpeluang untuk mengusik kemapanan Vettel?"
Untuk pertanyaan kedua, palingan tidak jauh-jauh dari yang itu-itu saja, seperti Alonso, Button, Hamilton, Mark Webber, dan Felipe Massa. Bagaimanapun, di F1 mobil selalu menjadi faktor yang teramat penting.
Di luar nama-nama di atas, ada satu figur yang akan menarik perhatian luar biasa. Siapa lagi kalau bukan Kimi Raikkonen. Fans F1 menyambut kedatangan The Iceman lebih antusias dibanding ketika Michael Schumacher comeback di tahun 2010, dalam usia 41 tahun, setelah mendapatkan segalanya di dunia F1 ini.
Orang ingin tahu, apakah sentuhan orang Finlandia berumur 32 tahun itu masih "dingin" atau tidak, apakah segala kehebatannya sewaktu menjuarai musim 2007 masih tersisa atau tidak. Kuncinya ada di diri Raikkonen dan mobil Lotus-nya. Apapun itu, welcome back, Kimi.
Ada tiga rookie di musim ini termasuk rekan setim Raikkonen, Romain Grosjean. Dua lainnya adalah jebolan Jean-Eric Vergne di Scuderia Toro Rosso, dan Charles Pic di skuad Marussia. Ada pula satu pebalap wanita sebagai test driver Marussia, yaitu Maria de Villota.
Mereka akan "bersaing" dengan Daniel Ricciardo, Pastor Maldonado, atau Paul di Resta, yang masih "berjuang" untuk membuat nama mereka mudah diingat oleh fans F1, karena faktanya mereka "nyaris tak terdengar" di musim lalu, karena performa (tim) yang memang tidak mengundang perhatian.
Dari sisi regulasi, seperti hampir setiap tahun terjadi, salah satu perubahan aturan di musim ini adalah terkait "hidung mobil". Dengan alasan keamanan, bagian depan mobil harus diturunkan, supaya tidak terlalu membahayakan ketika terjadi tabrakan.
Bagian awal hidung mobil yang terletak di depan kokpit tetap boleh memiliki tinggi 62,5 cm , tapi tinggi yang di bagian paling depan setelah suspensi harus memiliki tinggi maksimal 55 cm.
Dengan adanya perbedaan ketinggian sebesar 7,5 cm di antara kedua bagian tersebut, muncullah undakan ke bawah sepanjang 15 cm untuk menghubungkan kedua bagian dengan tinggi berbeda tersebut.
Demi berusaha tetap mempertahankan downforce sekaligus mematuhi aturan, muncullah kemudian stepped nose di mobil-mobil F1 2012.
Ada pula aturan soal manuver mobil dalam keadaan overlap. (Perubahan-perubahan tersebut akan diulas di artikel selanjutnya).
Pada akhirnya, setelah Vettel dan Red Bull mendominasi dua musim terakhir, apakah yang akan terjadi pada balapan di musim ini? Seberapa seru pertarungan jet-jet darat itu kali ini? Siapakah pebalap favorit Anda, mobil kesukaan Anda?
Selamat menikmati hingar-bingar itu mulai akhir pekan ini.
(/)











































