Tak ada yang meragukan kalau Fernando Alonso adalah pebalap nomor satu Ferrari saat ini. Tetapi sorotan kemudian muncul, salah satunya, ketika tim 'Kuda Jingkrak' itu dengan sengaja mengganti girboks Felipe Massa di GP Amerika Serikat demi membuat Alonso mendapatkan posisi start lebih baik.
Strategi itu memang tidak menyalahi regulasi apapun. Namun, tim-tim lain tetap mempertanyakan unsur sportivitasnya, mengingat hal itu kemudian ikut membuat Alonso sempat sukses menjaga asa dalam persaingannya dengan Sebastian Vettel (Red Bull).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di mana ada satu pebalap (Ferrari) masih punya kesempatan, pebalap satunya harus membantu. Saya tak peduli jika ada yang tidak suka."
"Di Austin, kami menginterpretasikan peraturan sampai batasnya, sebagaimana tim lain, tapi kami melakukan itu secara terbuka. Yang lain mungkin akan berdusta, tapi tetap tidak menyukai penjelasan kami dan menyebutkan 'trik kotor'," lugasnya.
Ia pun kemudian menegaskan bahwa strategi memprioritaskan salah satu pebalap akan terus diusung Ferrari karena itulah cara terbaik untuk mencapai sukses.
"Kami sudah melakukannya sebelum ini dan kami akan melakukannya lagi, tapi tidak pernah di tiga balapan pertama atau di paruh pertama musim," tegas di Montezemolo.
(krs/mrp)











































