Insiden di Sepang Jadi 'Pembalasan Tak Langsung' Vettel ke Webber

Insiden di Sepang Jadi 'Pembalasan Tak Langsung' Vettel ke Webber

Kris FW - Sport
Kamis, 11 Apr 2013 19:05 WIB
Insiden di Sepang Jadi Pembalasan Tak Langsung Vettel ke Webber
AFP/Mohd Rasfan
Shanghai - Di GP Malaysia lalu Sebastian Vettel terlibat kontroversi dengan rekan setimnya sendiri, Mark Webber. Ditanya lagi mengenai hal itu, Vettel menyebutnya sebagai pembalasan secara tak langsung ke Webber.

Kemenangan Vettel di Sepang dinodai dengan tudingan telah mengabaikan team orders dari timnya, Red Bull, yang sebenarnya telah meminta agar Webber dibiarkan melaju duluan melintasi garis finis. Setelah kejadian itu, Vettel telah meminta maaf kepada timnya dan Webber.

Akan tetapi, menjelang GP China Vettel menegaskan bahwa dirinya tidak menyesal karena sudah menang di Sepang. Ia cuma menyesal karena tidak menjadikan tim sebagai prioritas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Aku langsung minta maaf setelah menempatkan diriku di atas kepentingan tim, yang mana buat tujuanku," ujarnya di ESPN F1.

"Tapi sebenarnya tidak ada banyak yang bisa dikatakan. Aku tidak minta maaf karena menang, aku dipekerjakan di sini untuk itu dan itulah alasanku ada di sini. Aku suka balapan dan itulah yang telah aku lakukan," imbuh Vettel.

Sudah begitu Vettel menyebut bahwa Webber pun pernah melakukan tindakan semacamnya. "Aku menghormati Mark sebagai seorang pebalap tapi tapi ada lebih dari satu kesempatan di masa lalu di mana ia bisa saja membantu tim tapi tidak melakukannya."

Maka para jurnalis pun kemudian bertanya kepada Vettel apakah tindakannya di Sepang itu menjadi sebuah cara untuknya membalas Webber yang tidak membantunya di Brasil tahun lalu. "Mungkin Anda bisa mengatakan itu secara tidak langsung," jawabnya.

"Tapi seperti yang aku coba jelaskan setelah balapan, menurutku selalu lebih baik untuk jujur. Terkadang mungkin kejujuran tidak selalu menjadi yang ingin didengar orang karena Anda lihat bahwa kontroversi lebih populer dari kebenaran."

"Usai balapan aku sudah menjelaskan; saat itu aku membalap, sebagai seorang pebalap aku fokus untuk memenangi balapan. Ada komunikasi di radio, tapi saat itu aku tidak mengerti."

"Aku harusnya mengerti, itulah kenapa aku minta maaf ke tim karena tindakanku membuat diriku di atas kepentingan tim, tapi itu bukanlah niatku. Terserah Anda percaya atau tidak," lugasnya.



(krs/rin)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads