Red Bull menjalani musim ini dengan misi untuk melanjutkan dominasi setelah tiga musim terakhir berhasil menjadi juara konstruktor sekaligus mengantar Sebastian Vettel ke tiga gelar juara dunia pebalap secara berturut-turut.
Sampai dengan empat seri, Red Bull juga terlihat berada di jalur positif setelah memuncaki klasemen konstruktor dengan 109 poin, dibayangi Lotus dengan 93 poin di posisi dua.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk waktu lama kami sudah tahu Lotus akan jadi lawan terberat. Saat ini kami lebih merisaukan Lotus daripada Ferrari," kata Marko kepada Kleine Zeitung dan dilansir Planet F1.
Ditanya apa itu berarti Red Bull menilai Lotus sebagai saingan terberat dalam perebutan gelar juara, Marko menjawab, "Saat ini kelihatannya begitu."
"Tapi baru ada empat balapan dan masih bisa ada perubahan. Apa yang membuat Lotus sedemikian cepat dalam balapan masih misteri buat kami," lugasnya.
(krs/mfi)











































