Kejar Red Bull, 'Kuda Jingkrak' Diminta Jadi Serigala

Jelang GP Singapura

Kejar Red Bull, 'Kuda Jingkrak' Diminta Jadi Serigala

- Sport
Kamis, 19 Sep 2013 00:49 WIB
Kejar Red Bull, Kuda Jingkrak Diminta Jadi Serigala
Clive Mason/Getty Images Sport
Singapura - Ferrari mengakui sulit menyaingi Red Bull di musim ini, namun itu tak membuat tim 'Kuda Jingkrak' menyerah memburu gelar juara dunia. Mereka pun diminta tetap siap 'menyerang' seandainya kesempatan datang.

Ferrari kesulitan bersaing dengan kecepatan Red Bull sepanjang musim ini. Dari 12 balapan yang telah berlangsung, mereka hanya mampu memenangi dua seri sementara sang rival mampu memenangi enam seri.

Secara perolehan poin pun Ferrari tertinggal jauh. Di klasemen konstruktor mereka berjarak 104 angka. Sedangkan di klasemen pebalap, Fernando Alonso yang jadi andalan masih berada di belakang Sebastian Vettel dengan selisih 53 poin.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dengan tujuh balapan tersisa, Ferrari dinilai sulit mengejar Red Bull. Apalagi Vettel tampil konsisten dan juara di dua balapan terakhir. Namun prisipal tim Stefano Domenicali menegaskan bahwa Ferrari terus bertekad bersaing di kejuaraan.

"Di Monza kami jelas melihat bahwa Red Bull lebih kuat. Kami mencoba dengan maksimal dan kami menjalani balapan yang fantastis, meraih posisi dua dengan Alonso. Sedikit disayangkan karena saya juga ingin Felipe naik podium. Tapi ketika Anda bertarung dengan mobil yang lebih kuat maka Anda memainkan strategi, dan itu tidak selalu mudah," kata Domenicali kepada Press Association dan dikutip Crash.

"Jelas bahwa dengan fakta Red Bull menunjukkan kecepatan yang luar biasa, maka bersaing di kejuaraan benar-benar sulit. Tapi itu tidak mengubah pendekatan kami. Kami harus tetap pada posisi saat ini dan mengambil kesempatan jika pada saatnya datang untuk mendekati poin mereka, karena pengalaman musim lalu masih membakar semangat kami."

"Jika sesuatu terjadi pada mereka, kami harus siap. Seperti serigala, maju menyerang mereka. Jadi kami perlu tetap siap dan siaga," tambah Domenicali.

Musim lalu Ferrari mendapatkan pengalaman buruk ketika Alonso gagal mempertahankan posisi puncak klasemen di seri-seri terakhir. Ia disalip oleh Vettel yang kemudian meraih gelar juara dunianya yang ketiga.

(raw/din)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads