Ferrari kesulitan bersaing dengan kecepatan Red Bull sepanjang musim ini. Dari 12 balapan yang telah berlangsung, mereka hanya mampu memenangi dua seri sementara sang rival mampu memenangi enam seri.
Secara perolehan poin pun Ferrari tertinggal jauh. Di klasemen konstruktor mereka berjarak 104 angka. Sedangkan di klasemen pebalap, Fernando Alonso yang jadi andalan masih berada di belakang Sebastian Vettel dengan selisih 53 poin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di Monza kami jelas melihat bahwa Red Bull lebih kuat. Kami mencoba dengan maksimal dan kami menjalani balapan yang fantastis, meraih posisi dua dengan Alonso. Sedikit disayangkan karena saya juga ingin Felipe naik podium. Tapi ketika Anda bertarung dengan mobil yang lebih kuat maka Anda memainkan strategi, dan itu tidak selalu mudah," kata Domenicali kepada Press Association dan dikutip Crash.
"Jelas bahwa dengan fakta Red Bull menunjukkan kecepatan yang luar biasa, maka bersaing di kejuaraan benar-benar sulit. Tapi itu tidak mengubah pendekatan kami. Kami harus tetap pada posisi saat ini dan mengambil kesempatan jika pada saatnya datang untuk mendekati poin mereka, karena pengalaman musim lalu masih membakar semangat kami."
"Jika sesuatu terjadi pada mereka, kami harus siap. Seperti serigala, maju menyerang mereka. Jadi kami perlu tetap siap dan siaga," tambah Domenicali.
Musim lalu Ferrari mendapatkan pengalaman buruk ketika Alonso gagal mempertahankan posisi puncak klasemen di seri-seri terakhir. Ia disalip oleh Vettel yang kemudian meraih gelar juara dunianya yang ketiga.
(raw/din)











































