Sepanjang musim lalu Grosjean tercatat setidaknya lima kali gagal finis karena terlibat benturan atau kecelakaan dengan pebalap lainnya. Ia bahkan menjadi pebalap pertama dalam dua dekade terakhir yang menerima larangan turun balapan. Hukuman satu kali tak boleh balapan ia terima setelah dinilai memicu kecelakaan beruntun di GP Belgia tahun lalu.
Namun catatan berbeda ditunjukkannya musim ini. Sejauh ini pebalap asal Prancis tersebut baru tiga kali gagal finish, namun hanya sekali yang disebabkan karena benturan dengan pebalap lain. Insiden tersebut terjadi pada GP Monaco, Mei silam. Kala itu Grosjean menabrak pebalap Toro-Rosso Daniel Ricciardo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya mencoba untuk jauh-jauh dari insiden semampu yang saya lakukan," ujar Grosjean seperti dikutip Autosport.
"Saya tidak berubah tapi saya telah mengalami perkembangan. Saya telah bekerja keras dan itu bukanlah sebuah rahasia, dan saya rasa saya telah menunjukkannya di trek."
"Pastinya saya bukan lagi kambing hitam di kancah formula 1. Itu membuat segalanya lebih mudah."
"Saya senang dengan perkembangan yang saya alami dan sekarang saya merasa cukup oke. Sangat sering saya bertarung di barisan terdepan, saya menyukainya," ujar pebalap 27 tahun ini.
Grosjean sementara ini menempati urutan delapan klasemen pebalap dengan mengemas nilai 57. Ia baru dua kali naik podium di mana keduanya adalah podium ketiga, yakni di GP Bahrain dan GP Jerman.
(raw/din)











































