Di Sirkuit Internasional Buddh, Minggu (27/10/2013), Vettel berhasil memastikan gelar juara dunia keempatnya secara beruntun di ajang F1 usai memenangi balapan--yang keenam secara beruntun dan yang ke-10 secara total musim ini.
Keberhasilan tersebut lantas Vettel rayakan di depan grandstand sirkuit. Ia memutar-mutarkan RB9-nya, memunculkan kepulan asap dan jejak ban berupa lingkaran, dalam sebuah aksi yang acapkali dijuluki "donat" (lihat videonya di sini).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pebalap Jerman itu lantas keluar dari mobilnya, berlutut di depan 'Jet Darat' tersebut dan melakukan aksi menyembah tepat di bagian hidung, sebelum akhirnya memberi penghormatan kepada para penonton yang juga memberinya sambutan meriah.
Nah, rupanya tindakan Vettel tersebut melanggar aturan. Usai memeriksa rekaman video dan audio kejadian itu steward GP India pun memanggil Vettel, kendatipun tidak menghukumnya. Vettel cuma diberi peringatan sedangkan Red Bull mendapat denda sebesar 25 ribu euro.
"Pebalap bersangkutan tidak langsung beranjak dari sirkuit ke area parc ferme pascabalapan sebagaimana aturan dalam pasal 43.3 dari regulasi keolahragaan F1 FIA," jelas FIA yang dikutip AFP.
"Mengingat keadaan yang spesial, steward menerima penjelasan pebalap bersangkutan. Timnya gagal memberi instruksi yang cukup kepada pebalap itu untuk segera kembali ke parc ferme pascabalapan," lanjut pernyataan itu.
Lucunya, pernyataan Vettel di lain kesempatan justru mengindikasikan bahwa Red Bull sebenarnya sudah memberi instruksi kepadanya untuk menjalani prosedur rutin. Namun, luapan kegembiraan membuat Vettel spontan "membuat" donat dulu.
"Aku tidak memikirkan donat itu sebelum balapan hari ini, itu terjadi begitu saja. Teknisiku mengarahkan diriku untuk melakukan prosedur yang biasa, tapi aku bilang, 'Tidak kali ini!'. Ada sedemikian banyak penonton di grandstrand, aku harus melakukannya," ceplos Vettel.
(krs/a2s)











































