Chilton baru menjalani debutnya di F1 pada musim lalu. Pebalap Inggris itu selalu finis pada 19 balapan, tapi tak pernah mendapatkan poin. Hasil terbaiknya adalah finis ke-14 di GP Monako.
Pencapaian tersebut cukup untuk meyakinkan Marussia untuk memakai tenaga Chilton lagi pada musim ini. Chilton kembali berduet dengan pebalap Prancis, Bianchi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bagi saya, keberlanjutan adalah kunci. Saya selama tiga tahun berkompetisi di GP2, pada tahun pertama saya belajar dengan baik dan pada tahun kedua saya bersaing. Kami bisa mengejar pole dan kemenangan dan atmosfer secara keseluruhan berubah," lanjutnya.
"Semoga itu akan terjadi bersama Marussia," kata mantan rekan setim Rio Haryanto di GP2 ini.
Keputusan Marussia mempertahankan Chilton membuat kursi pebalap yang tersisa untuk musim 2014 tinggal dua buah. Dua-duanya ada di tim Caterham.
(mfi/mfi)











































