Mercedes Bebaskan Hamilton-Rosberg Bersaing

Mercedes Bebaskan Hamilton-Rosberg Bersaing

- Sport
Selasa, 08 Apr 2014 08:02 WIB
Mercedes Bebaskan Hamilton-Rosberg Bersaing
Steve Etherington/Getty Images
Brackley - Persaingan Lewis Hamilton dengan Nico Rosberg mendapat lampu hijau dari tim mereka, Mercedes. Namun, kebijakan itu akan dipertimbangkan kembali apabila duel mereka justru menciptakan masalah.

Di akhir pekan lalu, Hamilton dan Rosberg terlibat pertarungan seru dalam memperebutkan kemenangan di GP Bahrain. Pada akhir lomba, Hamilton lah yang berjaya sekaligus menandai kemenangan keduanya di musim ini setelah GP Malaysia.

Kendati dua kali dikalahkan Hamilton, Rosberg masih menguasai klasemen sementara dengan keunggulan 11 poin dari rekan setimnya itu berkat kemenangan di seri perdana yang digelar di Australia. Namun, melihat performa oke Mercedes duel Hamilton-Rosberg akan banyak tercipta di sisa balapan musim ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tidak bisa dipungkiri bahwa kondisi demikian jarang terjadi. Terlebih beberapa tim lebih senang menerapkan team order dengan menjadikan salah satu pebalap sebagai prioritas dibanding pebalap yang lain. Namun tidak demikian dengan Mercedes selama keduanya tidak merugikan tim.

"Hebat rasanya menonton dua pebalap dengan level itu bersaing satu dengan yang lainnya, adil dan sederajat, tidak mempertaruhkan mobil lainnya dan masih memperlihatkan sebuah pertunjukan luar biasa," ungkap bos Mercedes Toto Wolff yang dikutip Autosport.

"Tidak akan ada yang lebih baik lagi. Ini adalah sebuah iklan untuk Formula 1 pada saat ini di mana banyak orang yang berpendapat bahwa Formula 1 sedang menurun."

"Ya, sampai kami kehilangan sejumlah sayap depan mobil baru kami akan duduk kembali dam membahas apakah ini adalah strateginya. Tapi mereka adalah para pebalap," jawab Wolff saat ditanya apakah timnya akan membebaskan persaingan Hamilton-Rosberg.

"Saya pikir Anda butuh para pembalap untuk memahami di mana asal pentingnya untuk tidak merusak citra dari brand kami. Kami mewakili sebuah brand besar jadi kami perlu tahu apa yang harus dilakukan dan mereka melakukannya dalam sebuah cara yang fantastis dan spektakuler."

Pertarungan Hamilton dan Rosberg niscaya akan kembali tercipta di GP China pada 20 April mendatang.

(rin/mrp)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads