Di akhir pekan lalu, Hamilton dan Rosberg terlibat pertarungan seru dalam memperebutkan kemenangan di GP Bahrain. Pada akhir lomba, Hamilton lah yang berjaya sekaligus menandai kemenangan keduanya di musim ini setelah GP Malaysia.
Kendati dua kali dikalahkan Hamilton, Rosberg masih menguasai klasemen sementara dengan keunggulan 11 poin dari rekan setimnya itu berkat kemenangan di seri perdana yang digelar di Australia. Namun, melihat performa oke Mercedes duel Hamilton-Rosberg akan banyak tercipta di sisa balapan musim ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hebat rasanya menonton dua pebalap dengan level itu bersaing satu dengan yang lainnya, adil dan sederajat, tidak mempertaruhkan mobil lainnya dan masih memperlihatkan sebuah pertunjukan luar biasa," ungkap bos Mercedes Toto Wolff yang dikutip Autosport.
"Tidak akan ada yang lebih baik lagi. Ini adalah sebuah iklan untuk Formula 1 pada saat ini di mana banyak orang yang berpendapat bahwa Formula 1 sedang menurun."
"Ya, sampai kami kehilangan sejumlah sayap depan mobil baru kami akan duduk kembali dam membahas apakah ini adalah strateginya. Tapi mereka adalah para pebalap," jawab Wolff saat ditanya apakah timnya akan membebaskan persaingan Hamilton-Rosberg.
"Saya pikir Anda butuh para pembalap untuk memahami di mana asal pentingnya untuk tidak merusak citra dari brand kami. Kami mewakili sebuah brand besar jadi kami perlu tahu apa yang harus dilakukan dan mereka melakukannya dalam sebuah cara yang fantastis dan spektakuler."
Pertarungan Hamilton dan Rosberg niscaya akan kembali tercipta di GP China pada 20 April mendatang.
(rin/mrp)











































