Dua pebalap Mercedes, Lewis Hamilton dan Nico Rosberg, meramaikan pemberitaan di GP Monako lalu berkaitan dengan dominasi tim mereka di enam seri awal musim ini. Apa yang terjadi di lintasan saat itu bak mencerminkan rivalitas internal dua pebalap teratas di klasemen sementara tersebut.
Akan tetapi, Vettel menilai persaingan Hamilton dan Rosberg tidak akan serta-merta berdampak positif buat dirinya maupun Red Bull.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dan dengan sedemikian banyak balapan yang masih harus dijalani saya pikir tak memberi banyak perbedaan jika ada satu balapan di mana mereka saling menyingkirkan. Saat ini mereka punya keunggulan besar.
"Mungkin poin dobel di balapan terakhir (bisa berguna)... entahlah. Kami harus memikirkan diri kami sendiri dan menjalani balapan satu per satu, dan dalam waktu singkat Anda boleh mengingatkan kami lagi di mana posisi kami," bebernya.
Saat ini Vettel, juara empat musim terakhir, tertinggal 77 poin dari Rosberg dan 73 poin dari Hamilton. Melihat aksi dua rivalnya itu saat ini, Vettel tak yakin akan bisa mengejar.
"Mereka memenangi setiap balapan sejak musim dimulai dan kapanpun ada kesempatan mereka akan finis satu-dua. Aku pikir tak ada sebuah tim yang sedemikian dominan sejak 1988.
"Selisihnya amat besar. Anda juga tak bisa tiba-tiba punya sebuah mobil yang sama sekali baru karena regulasinya tidak memberi ruang sebesar itu untuk hal-hal baru. Jadi kami akan melihat dan menunggu di mana posisi kami dan kemudian kami akan mulai dari situ. Kami sedang berusaha sebaik mungkin, tapi selisihnya terlalu besar untuk dikejar," aku Vettel.
Dari enam seri sejauh ini Hamilton memenangi empat di antaranya sedangkan dua balapan lain jadi milik Rosberg. Mereka juga sukses finis satu-dua dalam lima seri.
(krs/roz)











































