Opini tersebut dilontarkan oleh Niki Lauda yang juga merupakan dari chairman non-executive dari Mercedes--timnya Hamilton. Saat ini Hamilton memang sudah tertinggal 29 poin dari pemuncak klasemen yang juga merupakan rekan setimnya sendiri, Nico Rosberg, menyusul hasil di GP Austria.
Saat itu Hamilton kehilangan peluang memburu posisi pole akibat kekeliruannya di atas lintasan. Hasil itu membuatnya cuma bisa start dari posisi sembilan, meski kemudian membayarnya dengan performa apik untuk finis kedua di belakang Rosberg.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ia kini akan lebih termotivasi lagi untuk pergi ke Silverstone menyusul hasil lalu dan adanya perbedaan poin saat ini," lanjutnya.
Lauda menyebut kesalahan Hamilton di sesi kualifikasi lalu bukanlah tanda bahwa tekanan mulai merayapinya, apalagi ia tahu benar bagaimana sosok pebalap Inggris tersebut.
"Saya tak perlu mengajarinya. Saya sudah lama mengenalnya dan di dalam kepalanya semua masih sempurna. Tak ada yang keliru. Ia amat termotivasi. Meskipun ada kesalahan dalam kualifikasi, itu merupakan sebuah kekeliruan dan ia sudah memperbaikinya dalam balapan," tegas Lauda.
Balapan berikutnya akan hadir pada 6 Juli di Silverstone dalam sebuah balapan kandang untuk Hamilton.
(krs/krs)











































