Ferrari menjalani musim yang jauh dari memuaskan tahun 2014 ini setelah cuma mampu meraih dua podium--finis ketiga dan kedua dari Alonso di China dan Hongaria.
Saat ini Ferrari bahkan melorot ke posisi empat klasemen konstruktor di bawah Williams, Red Bull, dan pemuncak klasemen Mercedes, menyusul performa buruk pada GP Italia di Monza dalam balapan sebelumnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tetapi masih ada sejumlah hal yang dapat kami pelajari dari pengujian di lintasan, maka kami kami akan membawa beberapa komponen tes spesifik untuk tahun depan dan pengembangan lain untuk F14 T, yang akan membantu pemahaman kami buat tahun depan," lanjutnya.
Kendatipun mulai mengarahkan pandangan ke musim depan, Fry juga menambahkan bahwa Ferrari berharap bisa segera bangkit di Singapura setelah di Monza lalu Alonso retired dan Kimi Raikkonen cuma finis kelima.
"Setelah dua balapan di Spa dan Monza, sirkuit dengan downforce rendah, kami kini menuju Singapura yang berbeda sama sekali. Itu merupakan sebuah sirkuit jalan raya yang membutuhkan downforce amat tinggi, di mana kami akan menggunakan ban soft dan supersoft di sebuah lintasan dengan karakteristik serupa dengan Monaco.
"Monza merupakan akhir pekan berat buat kami, jadi kini kami sedang merapatkan barisan, dan kami akan terus berusaha maju, berkonsentrasi untuk bisa mengerahkan yang terbaik dari mobil yang kami miliki saat ini," tegas Fry.
(krs/roz)











































