Tekad Hamilton di Suzuka

Jelang GP Jepang

Tekad Hamilton di Suzuka

- Sport
Selasa, 30 Sep 2014 06:15 WIB
Tekad Hamilton di Suzuka
Getty Images/Mark Thompson
Tokyo - Lewis Hamilton amat bertekad untuk menang pada akhir pekan. Selain itu demi menambah angka penting untuk menghadapi persaingan dengan rekan setimnya sendiri di Mercedes, Nico Rosberg, Hamilton juga ingin namanya masuk jajaran pebalap top yang pernah menang di Suzuka.

Akhir pekan ini balapan F1 akan kembali bergulir. Tempatnya adalah sirkuit Suzuka dalam GP Jepang, yang menjadi seri balapan ke-15 dari total 19 balapan pada musim ini.

Hamilton sendiri saat ini sedang melaju dengan oke, memenangi dua balapan terakhir, dan memuncaki balapan dengan 241 poin. Tapi ia cuma unggul tiga poin dari Rosberg di posisi dua.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dengan persaingan yang kian sengit Hamilton menegaskan tekadnya untuk bisa meraih kemenangan di Suzuka, sirkuit yang mana 18 dari 19 pemenang terakhirnya merupakan juara dunia F1.

"Suzuka merupakan salah satu balapan dalam kalendar yang amat disenangi para pebalap--dan dapat dikatakan sebagai salah satu lintasan paling top di dunia," ucap Hamilton di Crash.

"Di sana sarat sejarah dan sedemikian banyak momen-momen penting, seperti duel tak terlupakan antara Ayrton Senna dan Alain Prost," lanjutnya merujuk pada dua pebalap ternama yang pernah bersaing ketat ketika membela satu tim yang sama di akhir tahun 80-an.

Dalam kariernya capaian terbaik Hamilton di Suzuka adalah finis ketiga tahun 2009. Setelah itu ia cuma tiga kali finis ketiga dan satu kali tak finis. Juara dunia 2008 itu memang pernah memenangi GP Jepang tahun 2007, tapi ketika itu balapan masih dilangsungkan di Fuji Speedway.

"Aku tak pernah menang di sirkuit ini dan cuma sekali naik podium, dalam kunjungan pertamaku pada tahun 2009. Tapi tahun ini kami punya mobil luar biasa dan aku benar-benar berharap bisa punya kans naik ke podium teratas. Seluruh pebalap terhebat di F1 pernah menang di Suzuka sejak olahraga ini datang ke sirkuit itu di tahun 1980-an dan akhir pekan ini aku bertekad mengukir namaku di daftar itu," seru Hamilton.



(krs/roz)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads