Untuk kali kedua sepanjang kariernya sebagai pebalap F1, Lewis Hamilton jadi juara dunia. Namun, dia menyebut bahwa gelar juara tahun 2014 terasa lebih spesial daripada gelar juara tahun 2008.
Sama seperti tahun ini, pada 2008, Hamilton harus menunggu sampai seri terakhir untuk bisa memastikan gelar. Ketika itu dia hanya butuh finis di posisi kelima pada GP Brasil untuk jadi juara dunia.
Hamilton melewati Timo Glock pada tikungan terakhir di lap terakhir untuk finis di urutan kelima. Dia kemudian jadi juara dunia dengan keunggulan satu poin atas Felipe Massa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sepanjang tahun, Hamilton dan Rosberg bergantian menempati pole position. Hanya satu kali, yakni di Austria, posisi terdepan tidak ditempati oleh Hamilton atau Rosberg. Pada seri tersebut, posisi terdepan ditempati oleh Felipe Massa.
"Ini adalah hari terbesar dalam hidup saya," ujar Hamilton di Crash usai menjadi juara di Abu Dhabi kemarin, Minggu (23/11).
"Tahun 2008 juga spesial, tapi apa yang saya rasakan saat ini jauh melebihi saat itu, amat jauh," katanya.
Hamilton tampil sangat baik dalam balapan di Sirkuit Yas Marina. Start dari posisi kedua, pebalap Mercedes itu langsung melewati rekan setim sekaligus rivalnya dalam perebutan gelar juara dunia, Nico Rosberg.
Hamilton cuma kehilangan posisi terdepan saat masuk pit. Tapi, setelah mobil di depannya ikut masuk pit, dia kembali memimpin lomba.
Hamilton akhirnya menyelesaikan balapan sepanjang 55 lap dalam waktu 1 jam 39 menit 2,619 detik. Di klasemen akhir, Hamilton mengumpulkan 384 poin, unggul 67 poin atas Rosberg.
(roz/a2s)











































