FIA telah merilis kalender balapan untuk tahun 2015 dan jumlah serinya terbilang gemuk: 21 seri. Salah satu seri di dalamnya, yakni GP Korea Selatan, rupanya disertakan hanya sebagai syarat.
Dalam jadwal tahun 2015, GP Korea dijadikan sebagai seri kelima dan sedianya bakal dihelat pada 5 Mei 2015. Namun, FIA masih menambahkan label TBC (to be confirmed) sebagai keterangan tambahan.
Belakangan, supremo F1, Bernie Ecclestone, menjelaskan bahwa GP Korea disertakan dalam kalender 2015 karena urusan legal. Ecclestone menyebut, FIA harus menyertakannya karena sudah terikat kontrak. Padahal, para penyelenggara GP Korea sendiri lebih memilih balapan tersebut tidak dilangsungkan tahun depan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami punya kontrak dengan Korea... Kami harus menyertakannya di dalam kalender. Jika kami tak melakukannya, bisa saja mereka menuntut kami. Kami membiarkan mereka absen setahun dengan harapan mereka akan kembali."
Jumlah 21 balapan dalam satu musim merupakan rekor baru. Sebelumnya, jumlah race terbanyak sepanjang satu tahun adalah 20, yang terjadi di tahun 2012 lalu.
Musim 2014, F1 hanya menghelat 19 balapan. Musim depan, dengan tidak adanya GP Korea, mereka akan menghelat 20 balapan dengan Meksiko kebagian jatah debut.
GP Korea menjalani debut pada 2010 dan selalu jadi bagian dari kalender F1 sampai 2013. Tahun 2014, GP Korea menghilang dari kalender. Kabarnya, biaya yang dikeluarkan untuk menghelat satu balapan masih terlalu mahal untuk mereka.
(roz/a2s)











































