Perseteruan dua pebalap Mercedes itu tercipta sehubungan dengan GP China. Rosberg menuduh Hamilton sengaja tidak mau menambah kecepatan saat balapan sehingga menempatkan dia dalam ancaman pebalap Ferrari Sebastian Vettel yang ada di belakangnya.
Hamilton membantah seraya menyerang balik pebalap Jerman itu. Disebut Hamilton, Rosberg "kurang berusaha keras untuk memenangi balapan". Sementara dari pihak Mercedes memilih untuk mengambil sisi positif dari rivalitas kedua pebalapnya itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini adalah sesuatu yang kita bicarakan setelah balapan (di Shanghai). Aku menganggap tidak ada gunanya untuk kembali lagi ke masalah itu. Anda (wartawan) tentu ingin tahu apa komentarku setelah balapan dan sebagian dari Anda akan memelintir kata-kataku dalam cara yang Anda inginkan," sembur Hamilton.
"Kami sudah maju ke depan dan kami akan kembali sebagai tim di akhir pekan ini dan mencoba melakukan pekerjaan yang bagus. Tidak ada masalah di antara aku dan Nico. Kami saling sapa pada pagi ini dan semuanya baik-baik saja," sambung dia yang diwartakan Crash.
"Memang ada waktu-waktu ketika kami tidak bahagia tentang sesuatu, tapi kami sudah dewasa dan kami sudah menyelesaikannya," lugas Hamilton.
(rin/nds)











































